Di salah satu sudut kota, aku sering menatap ke langit, menengadah ke Ilahi Robbi yang maha Tinggi.
Ya Allah…
aku nggak tahu harus mulai dari mana.
Kalau orang lihat aku sekarang, mungkin mereka bilang aku baik-baik saja.
Aku masih kerja, masih bercanda, masih jalan seperti biasa.
Tapi Engkau tahu…
di dalam hati ini, aku masih banyak yang belum selesai.
Hari ini aku merasa… campur aduk.
Kadang tenang, kadang kosong.
Kadang aku yakin dengan jalan yang aku ambil…
tapi kadang aku bertanya, “apa benar ini yang terbaik?”
Aku kangen…
bukan hanya pada seseorang, tapi pada suasana.
Pada rumah.
Pada momen sederhana yang dulu aku anggap biasa.
Aku juga kangen anak-anakku…
itu yang paling berat.
Bukan karena aku tidak bisa bertemu,
tapi karena rasanya sudah tidak sama lagi.
Ya Allah…
aku tidak ingin mengeluh, tapi aku juga tidak ingin membohongi perasaanku.
Aku tahu aku harus kuat.
Aku tahu aku harus adil.
Aku tahu aku punya tanggung jawab.
Tapi aku juga manusia…
yang kadang lelah, walaupun tidak terlihat.
Kalau aku jujur…
aku ingin semuanya sederhana.
Tidak rumit seperti sekarang.
Aku ingin pulang…
tapi aku sendiri bingung, “pulang ke mana?”
Ya Allah…
kalau ini jalan hidup yang Engkau pilihkan untukku,
tolong kuatkan aku.
Kalau ada yang harus aku lepaskan,
lapangkan hatiku.
Kalau ada yang harus aku perbaiki,
tunjukkan aku caranya.
Dan kalau aku sedang diuji…
jangan biarkan aku salah mengambil keputusan hanya karena lelah.
Aku tidak minta hidupku mudah…
aku hanya minta Engkau tetap bersamaku.
Aamiin.